Imam Ibnul Wardi

Inspirasi Qurani Meriahkan Ramadhan

Bicara Kebaikan

[Insert link title here]

Iqra' Mudah Meriahkan Ramadhan

Isnin, 9 Jun 2014

NIAT-NIAT SAAT BERNIKAH...

 
Ramai yang hendak menikah tapi hanya niatnya hanya semata mata hendak melepaskan nafsu.
Kata Habib Ali Zaenal abidin Al Hamid..
 
 Disebabkan tidak belajar mengenai niat, berapa banyak kita terlepas ganjaran hanya sebab Niat.

Kata Ustaz Iqbal Zain Al Jauhari
" Niat umpama kepala paip, semakin besar dia membuka pili paip, semakin banyak air yg akn dia perolehi, semakin besar niatnya, semakin banyak hasil yang akan dia perolehi."

Kata Syeikh Feras Sallu
" kalau kita buat 1amal yang niatnya bukan kerana Allah, maka ianya akan tertolak "

Kata Syeikh Abdullah Jehaf
" Sentiasalah dibawa niat yang baik, jangan keluar rumah tanpa niat yang baik, Amalan yang kamu buat bila keluar dengan niat yang baik maka ianya akn membuatkan kamu dapat pahala.."

Kata Habib Muhammad As Saggaf(Fattabiouni)
" segala amal itu bila dilakukan hanya bergantung kepada Allah dan berwasilah kepada Nabi Muhammad pasti amal itu diterima Allah dengan penerimaan yang baik"

Niat Saat bernikah.

para ulama menyarankan kepada setiap orang yang hendak menikah agar meniatkannya dengan niat-niat berikut:

1. Saya menikah dengan niat untuk menjalankan sunnah Rasulullah SAW.

2. Saya menikah dengan niat untuk menjaga mata dari pandangan yang haram.

3. Saya menikah dengan niat untuk mendapatkan keturunan yang dapat memperbanyak jumlah umat islam.

4. Saya menikah dengan niat untuk meraih kecintaan ALLAH dengan berusaha mendapatkan keturunan yang mampu memimpin generasi umat manusia.

5. Saya menikah dengan niat untuk meraih kecintaan Nabi Muhammad SAW demi memperbanyak umatnya yang berkualiti hingga kelak di hari kiamat Rasulullah SAW bangga dengan hal tersebut. Dalam hadits disebutkan, “Menikahlah dan perbanyaklah keturunan! Sebab aku akan membanggakan kalian di hadapan umat-umat lain kelak di hari kiamat.”

6. Saya menikah dengan niat untuk memperoleh keberkahan dari doa yang dipanjatkan seorang anak solleh setelah saya wafat kelak,sekaligus berharap pertolongan dan syafa’at dari anak-anak tersebut jika mereka meninggal ketika masih kecil.

7. Saya menikah dengan niat untuk menjaga kehormatan istri dan memenuhi kebutuhannya, serta berniat untuk mencukupi nafkah istri dan anak-anak.

8. Saya menikah dengan niat untuk menjaga diri dari setan, menghilangkan kerinduan dan kecenderungan syahwat yang negatif, menjaga kemaluan dari perbuatan hina, menjaga pandangan, dan mengusir rasa was-was.

9. Saya menikah dengan niat untuk menyenangkan dan membahagiakan diri dengan cara duduk bersama pasangan atau memandang serta yang lainnya, agar boleh bertambah giat dan lebih tenang dalam beribadah.

10. Saya menikah dengan niat untuk mengurangi kesibukan hati dalam mengatur rumah, mengerjakan pekerjaan dapur, menyapu dan membersihkan, serta mendapatkan kemudahan hidup.

11. Saya menikah dengan niat untuk melatih diri dalam hal bertanggung jawab sebagai pemimpin rumah tangga, berusaha memenuhi keperluan isteri, sabar atas kelakuan dan keburukan mereka, berusaha memperbaiki akhlaq mereka, membimbing mereka kepada kebaikan, mencari rezeki yang halal untuk mereka, serta menjalankan kewajiban dalam mendidik anak-anak dengan pertolongan ALLAH.

12. Saya menikah dengan niat pada semua niat tersebut dan niat lainnya dari semua yang saya curahkan, saya ucapkan, dan saya kerjakan, dalam urusan pernikahan ini, kerana ALLAH SWT.

13. Saya menikah dengan niat seperti yang telah diniatkan oleh para hamba ALLAH yang solleh dan para ulama yang mengamalkan ilmunya. 

“Yaa ALLAH, berikan taufiq kepadaku seperti Engkau memberi taufiq kepada mereka, dan tolonglah aku seperti Engkau telah menolong mereka.”

Tiada ulasan:

Catat Ulasan